Minggu, 02 Desember 2018

Penjelasan tentang pengenalan Windows 10


JUDUL
PEMBAHASAN TENTANG PENGENALAN WINDOWS 10
Oleh :
Aditya Nugroho ( 10116220 )
Aditya Sabila Rusdi ( 10116232 )
Aditya Surya Atmaja ( 10116233 )
Aditya Wira Mukti ( 10116235 )
Ahmad Fauzan ( 10116367 )
Anissa Firdaus ( 10116919 )
Arialdi Batara Dwi Putra ( 11116041 )
Dwi Febriyanti ( 12116185 )
Dwiyana Oktafia ( 12116225 )

ABSTRAK
Pembuatan video blogger ini bertujuan untuk menjelaskan pengenalan windows 10 yang akan dijelaskan pada bagian materi kali ini. Didalamnya terdapat pengertian tentang windows 10,  kelebihan dan kekurangan beserta macam-macam windows 10.

PENDAHULUAN
Latar belakang pembuatan video blog atau vlog ini bertujuan untuk memenuhui tugas mata kuliah Peng. Teknologi Sistem Cerdas dan juga bertujuan untuk  menjelaskan tentang pengertian, macam-macam dan kelebihan ataupun kekurangan dari windows 10.
 Kami berharap Video Blog ini dapat membantu kalian untuk lebih mengerti atau memahami tentang Windows 10.
ISI
Pengertian Windows 10
Windows 10 adalah versi terbaik dari sistem operasi Microsoft Windows saat ini yang dirilis pada tanggal 29 Juli 2015. Sistem ini dibangun di atas kernel Windows NT dan Windows 8.

Bagian dari alasan Microsoft memutuskan untuk menamai rilis pada 2015 dengan nama “Windows 10” (dan melewatkan “Windows 9”) adalah karena sistem operasi ini dirancang untuk menjadi arah baru bagi Microsoft. Salah satu tujuan utama dari Windows 10 adalah untuk menyatukan pengalaman menggunakan Windows di beberapa perangkat, seperti komputerdesktop, tablet, dan smartphone. Sebagai bagian dari upaya ini, Microsoft mengembangkan Windows 10 Mobile bersama Windows 10 untuk menggantikan Windows Phone, OS mobile Microsoft sebelumnya. Windows 10 juga mengintegrasikan layanan Microsoft lainnya, seperti Xbox Live dan Cortana voice recognition assistant.

Sementara Windows 10 memiliki banyak fitur baru, diantaranya kembalinya Start Menu yang dijatuhkan pada Windows 8. Start Menu baru ini lebih ditingkatkan dengan tampilan yang cantik dan menyediakan akses cepat ke pengaturan, folder, dan program-program. Bagian bawah Start Menu Windows 10 mempunyai fungsi bar pencarian yang memungkinkan Anda untuk mencari berbagai file dan informasi di PC Anda dan web secara online.
Perubahan besar lain pada Windows 10 adalah pengenalan “Edge” web browser, yang dirancang untuk menggantikan Internet Explorer (IE). Namun Browser Internet Explorer (IE) masih ada di dalamnya. “Edge” merupakan default browser pada Windows 10. Fitur baru lainnya termasuk Continuum, yang secara otomatis mengoptimalkan antarmuka pengguna tergantung pada apakah Anda menggunakan keyboard eksternal atau touchscreen, dan Windows Store yang mirip dengan Pemberitahuan bar di OS X. Windows 10 juga mendukung beberapa desktop pada monitor tunggal dan menyediakan Snap Assist, fitur yang membantu mengatur jendela di layar.

Kelebihan pada Windows 10
Sebagai sistem operasi terbaru saat ini, ada beberapa keunggulan Windows 10 yang tidak dimiliki oleh versi Windows sebelumnya. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:
1) Diurus Microsoft dengan Tenaga Penuh
2) Fitur Modern
3) Powerful untuk Gaming
4) Peningkatan Desktop Experience
5) Lebih Aman
6) Aktivasi Praktis
7) Punya Windows Store
8) Mendukung Berbagai Device dengan Berbagai Ukuran Layar
9) Dukungan Touchscreen Maksimal
10) Tablet Mode
11) Punya Fitur yang Tidak Ada di Windows Versi Lainnya

Kekurangan Windows 10
1) (Terlalu) Sering Update
2) Boros Kuota Internet
3) 3. Gonta-ganti Experience
4) Tidak Pernah Final
5) Aplikasi Windows Store Belum “Banyak”

Macam – Macam Windows 10
1. Penggunaan Umum
o Windows 10 Home
Edisi ini mungkin merupakan edisi yang paling banyak dipakai. Bahkan jika anda membeli laptop baru, banyak sekali yang sudah ter-install Windows 10 Home. Edisi ini cocok digunakan untuk konsumen secara umum. Fitur-fitur seperti Cortana sebagai Virtual Assistant, browser baru Microsoft Edge, Continuum untuk tampilan beradaptasi jika menggunakan laptop 2 in 1, Windows Hello untuk masuk ke Windows dengan mudah dengan face recognition, sidik jari, dan pengenalan biometrik lainnya.

Aplikasi esensial seperti aplikasi Photo, Maps, Mail, Calendar, Music, dan Video juga tersedia. Untuk game, Windows 10 Home sudah membawa suasana gaming dengan Xbox. Anda bisa melihat komunitas Xbox, bahkan bisa berbagai gameplay dengan pengguna lainnya. Kesimpulannya, edisi ini sangat cocok jika anda hanya menggunakannya untuk penggunaan standar.

o Windows 10 Pro
Dari namanya, Windows 10 ini biasa digunakan oleh para profesional yang membutuhkan fitur-fitur khusus untuk menunjang pekerjaannya. Tentu anda tetap bisa menggunakan aplikasi untuk bekerja seperti software Adobe, Autodesk, dan lainnya di Windows 10 Home. Lalu, apa yang membedakan Windows 10 Pro dengan Windows 10 Home.
Fitur-fitur di Windows 10 Pro seperti diatas sangat dibutuhkan jika anda bekerja di perusahaan dimana dituntut agar anda berkolaborasi dengan yang karyawan lainnya. Dengan fitur-fitur tersebut, anda dapat bekerja lebih cepat dengan adanya fitur-fitur khusus tersebut.

2. Penggunaan Untuk Perangkat Tertentu
o Windows 10 Mobile
Merupakan sistem operasi untuk smartphone dan tablet kecil dan biasa di temukan di ponsel Lumia. Sebelumnya, Microsoft memiliki Windows Mobile 7, lalu di ikuti dengan Windows Phone 8, dan rilis terakhir yaitu Windows 10 Mobile ini.

Memiliki fitur Continuum, membuat smartphone dengan Windows 10 Mobile dijadikan mini komputer ketika di pasang di monitor. Anda bisa menggunakannya persis seperti komputer biasa yang menggunakan Windows 10.

o Windows 10 IoT (Internet of Things)
Seperti namanya, Windows 10 IoT digunakan untuk perangkat dengan biaya rendah. Bisa digunakan untuk perangkat berbasis Arduino, Raspberry Pi. dan sejenisnya.

o Windows 10 Team
Windows 10 Team merupakan sistem operasi khusus untuk digunakan di perangkat Surface Hub. Surface Hub sendiri merupakan komputer yang memiliki layar besar dengan ukuran 55 inch dan 84 inch. Surface Hub khusus digunakan untuk penggunaan berkolaborasi. bekerja bersama dengan teman kantor menjadi lebih nyaman dan lebih intuitif. Tampilannya hanya sedikit berbeda dengan Windows 10 biasa yang sering kita pakai dan kita sepertinya belum bisa merasakan perangkat ini karena tidak dijual di Indonesia.

o Windows 10 Pro Workstations
Edisi ini bisa dikatakan edisi yang lebih tinggi lagi dari Windows 10 Pro yang sebelumnya sudah di bahas. Diumumkan pada 10 Agustus 2017, Windows 10 Pro Workstations ditujukan untuk penggunaan intensif dan biasanya menggunakan prosesor khusus server. Misalnya saja Intel Xeon, AMD Opteron, atau yang terbaru dari AMD yaitu AMD Epyc.

Karena ditujukan untuk penggunaan intensif, Windows 10 Pro Workstations mendukung komputer dengan spesifikasi seperti prosesor hingga 4 unit, 6 TB RAM, menggunakan ReFS File System (bukan NTFS), mendukung Non-Volatile Dual In-Line Memory Module (NVDIMM), dan Remote Direct Memory Access (RDMA).


o Windows 10 S
Windows 10 S adalah sistem operasi yang memiliki fitur terbatas dan di desain untuk perangkat dengan spesifikasi rendah seperti penggunaan di sekolah misalnya. Edisi ini hanya dapat meng-install aplikasi lewat Microsoft Store, sehingga anda tidak bisa klik dobel file .exe seperti biasa di edisi ini.

Browser yang digunakan pun harus menggunakan Microsoft Edge dengan mesin pencari Bing. Seluruh komputer dengan Windows 10 S sudah terpasang aplikasi Minecraft: Education Edition selama setahun. Windows 10 S merupakan jawaban Microsoft dalam bersaing melawan Chrome OS milik Google.

Namun pada bulan Maret 2018, Microsoft mengumumkan bahwa Windows 10 S akan dihilangkan. Alasannya karena membuat konsumen dan produsen yang akan menggunakan sistem operasi tersebut di perangkat mereka menjadi bingung. Jika anda ingat, konsep Windows 10 S ini sangat mirip dengan Windows RT dan juga sama-sama tidak sukses.

Akhirnya, Microsoft membuat “S Mode” di Windows 10 Home dan Pro, sehingga bagi anda yang menggunakan edisi tersebut dapat menggunakan S Mode. Namun tidak semua komputer bisa menggunakan mode ini, karena tergantung dari vendor apakah ingin membenamkan fitur ini atau tidak.


3. Penggunaan Untuk Organisasi
o Windows 10 Enterprise
Jika anda bekerja di sebuah perusahaan besar, maka menggunakan Windows 10 Enterprise adalah pilihan yang tepat. Edisi ini hanya bisa dibeli dengan Volume Licensing. Maksud dari istilah tersebut adalah anda tidak bisa membeli hanya 1 unit saja. Minimal 10 lisensi yang harus anda beli. Lalu, apa keunggulannya bila dibandingkan dengan edisi pro?

Ada fitur DirectAccess yang memungkinkan pengguna untuk mengakses secara remote jaringan internal melalui sistem seperti VPN yang terkoneksi secara instan ketika ada jaringan internet. Ada fitur AppLocker, sehingga admin dapat membatasi beberapa aplikasi untuk perangkat apa saja. Hal ini tentu sangat berguna perusahaan yang memiliki karyawan yang sering keluar kantor.

o Windows 10 Enterprise LTSB (Long Term Service Branch)
Tidak ada perbedaan yang jauh antara edisi Enterprise dengan Enterprise LTSB. Bedanya hanyalah kalau edisi LTSB memiliki dukungan yang lebih panjang. Karena di Windows 10 Enterprise, setiap 2 atau 3 tahun akan ada versi baru. Untuk versi LTSB, setiap versi memiliki dukungan hingga 10 tahun untuk update keamanan. Namun fitur-fitur baru tidak akan ditawarkan.

o Windows 10 Education
Windows 10 Education sesuai namanya ditujukan untuk organisasi sekolah. Sama seperti Enterprise, Education hanya bisa dibeli dengan Volume Licensing. Banyak fitur yang ada di Enterprise juga ada di Education.

Namun, ada fitur yang hilang di Windows 10 Education akibat update Windows pada bulan September 2017. Salah satunya yaitu dukungan ReFS File System. Dulu sebelum update, ReFS bisa digunakan untuk Education dan Enterprise. Karena update, dukungan tersebut dihilangkan.

o Windows 10 Pro Education
Windows 10 Pro Education di buat di pondasi yang sama dengan Windows 10 Pro. Semua fitur-fitur Windows 10 Pro ada, namun ditambah dengan beberapa pengaturan penting untuk manajemen di sekolah.

o Windows 10 Mobile Enterprise
Edisi ini menawarkan semua yang ada di Windows 10 Mobile dengan fitur tambahan untuk organisasi atau perusahaan berbasis IT. Hampir sama dengan Windows 10 Enterprise dalam hal fitur, namun di buat untuk perangkat mobile.





PENUTUP
KESIMPULAN
Kesimpulan nya adalah bahwa windows 10 lebih mudah digunakan oleh user karena windows 10 sudah merupakan windows yang terupdate dibandingkan windows yang dibawahnya seperti windows 8 dll. Meskipun ada kekurangan dan kelebihan nya pada windows 10 namun fitur pada windows 10 lebih mempermudah user untuk menggunakannya.

REFERENSI
http://www.academia.edu/36356216/MAKALAH_SISTEM_OPERASI_WINDOWS_10_PROGRAM_STUDI_TEKNIK_KOMPUTER_AMIK_BINA_SARANA_INFORMATIKA_TEGAL_2018
https://www.google.co.id/amp/s/windowsku.com/macam-macam-windows-10-berdasarkan-edisi/amp/




Link Youtube Kelompok 1 :
https://m.youtube.com/watch?v=ufY-0-gYmFw&index=2&list=LLcuFfGDSqxl-C37ymBDsIYw&t=7s

Sabtu, 17 November 2018

Kehadiran sebuah robot memicu kontroversi di Arab Saudi. Pasalnya, robot yang diberi nama Sophia tersebut memiliki hak-hak yang lebih banyak dibanding kaum perempuan di negara itu.
Seperti dikutip dari Independent pada Minggu (29/10/2017), robot Sophia diciptakan oleh perusahaan Hanson Robotics yang bermarkas di Hong Kong. Robot itu muncul perdana di sebuah konferensi teknologi di Riyadh.
Sophia dapat tampil sendiri tanpa seizin wali laki-laki dan robot itu tidak menggunakan penutup kepala atau pakaian yang sama seperti yang dikenakan wanita Saudi. Hal inilah yang banyak diperbincangkan warganet di ranah Twitter.

"Sophia, robot pertama yang memiliki kewarganegaraan di Arab Saudi, punya hak yang jauh lebih banyak dibanding kamu perempuan di sana...," tulis pemilik akun @EApples7.
Sementara itu, seorang pengguna Twitter lainnya mentwit, "Saya penasaran apakah robot Sophia bisa meninggalkan Arab Saudi tanpa persetujuan wali! Mengingat ia merupakan warga Saudi resmi."
Di bawah sistem perwalian Arab Saudi, setiap wanita harus memiliki wali baik itu ayah, suami atau saudara. Wali memiliki wewenang untuk membuat serangkaian keputusan penting atas nama wanita.
Kaum hawa di Arab Saudi membutuhkan izin wali untuk menikah, mengajukan paspor, bepergian ke luar rumah, ke luar negeri atau bahkan belajar ke luar negeri dengan beasiswa pemerintah.


    Keberadaan Sophia sendiri merupakan bagian untuk mendorong investasi Saudi ke dalam industri kecerdasan buatan.
    Dalam tampilan perdananya, Sophia mengatakan, "Saya sangat tersanjung dan bangga akan perbedaan yang unik ini. Menjadi robot pertama yang menyandang kewarganegaraan adalah sebuah peristiwa bersejarah".
    Bulan lalu, Arab Saudi membuat pengumuman bersejarah dengan mengizinkan kaum perempuan di negara itu untuk menyetir. Langkah ini bagian dari rencana reformasi negara itu yang digagas oleh Putra Mahkota Pangeran Mohamed bin Salman
    Menurut Freedom House, sebuah pengawas independen, Saudi menduduki peringkat ke-10 sebagai negara dengan kebebasan sipil dan hak politik terburuk.

    Senin, 09 April 2018

    Makalah Penjadwal Proses

    KATA PENGANTAR


    Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca .
    Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
    Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.


             
                                                                                          Penulis



















    BAB I
    PENDAHULUAN


              
    A.     LATAR BELAKANG MASALAH

    Penjadwalan merupakan konsep utama dalam multitasking,sistem operasi multi prosesor dan sistem operasi real-time Penjadwalan adalah cara atau metode berbagai proses dilaksanakan pada CPU, dimana biasanya terdapat lebih banyak proses yang dijalankan daripada jumlah CPU yang tersedia. Hal ini diatur oleh software scheduler dan dispatchare.

    Tujuan dari multiprogramming adalah untuk memiliki sejumlah proses yang berjalan pada sepanjang waktu, untuk memaksimalkan penggunaan CPU. Tujuan dari pembagian waktu adalah untuk mengganti CPU dantara proses-proses yang begitu sering sehingga user dapat berinteraksi dengan setap program sambil CPU bekerja.

    Untuk sistem unipprosesor,tidak akan ada lebih dari satu proses berjalan.
    Jika ada proses yang lebih dari itu, yang lainnya akan harus menunggu sampai CPU bebas dan dapat dijadwalkan kembali.


    B.     TUJUAN PERMASALAHAN

    Setelah mempelajari materi dalam bab ini, pembaca diharapkan mampu
    1. Memahami tentang konsep dasar penjadwalan CPU
    2. Memahami kriteria yang diperlukan untuk penjadwalan CPU
    3. Memahami beberapa algoritma penjadwlan CPU yang terdiri atas algoritma First Shortest    JOB first. Priority dan Round Robin

















    BAB II
    PEMBAHASAN



    Macam – macam Penjadwalan Proses
    a)      FCFS
    Algoritma ini adalah algoritma yang paling sederhana. Prinsip dari algoritma ini adalah seperti prinsip antrian (antrian tak berprioritas), halaman yang masuk lebih dulu maka akan keluar lebih dulu juga. Ketentuan dari penjadwalan FCFS adalah:
    Proses-proses diberi jatah waktu pemroses, diurut dengan waktu kedatangannya.
    Begitu proses mendapat jatah waktu pemproses, proses dijalankan sampai proses tersebut selesai, walaupun ada proses lain yang datang, proses tersebut berada dalam antrian sistem atau disebut dengan ready queue.
    Pada dasarnya algoritma penjadwalan ini cukup adil dalam hal bahasa, karena proses yang datang lebih dulu dikerjakan terlebih dahulu. Dari segi konsep sistem operasi, penjadwalan model ini tidak adil karena proses-proses yang membutuhkan waktu yang lama membuat proses-proses yang memiliki waktu proses yang lebih pendek menunggu sampai proses yang lama tersebut selesai, sedangkan proses-proses yang tidak penting membuat proses penting menunggu.
    Penjadwalan FCFS cocok digunakan untuk sistem batch yang sangat jarang melakukan interaksi dengan user secara langsung, tapi tidak cocok digunakan untuk sistem interaktif karena tidak memberi waktu tanggap yang bagus, begitu juga dengan waktu sistem nyata.
    Kelebihan :
    Algoritma yang paling sederhana, dengan skema proses yang meminta CPU mendapat prioritas.
    Kelemahan :
    Terjadi convoy effect dimana seandainya ada sebuah proses yang kecil tetapi mengantri dengan proses yang membutuhkan waktu yang lama mengakibatkan proses tersebut akan lama juga untuk dieksekusi.

    Contoh Kasus : 
    Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg72KktF7U-eBeZTLXjSQM0nu2ZyK7vJpU3L5EDV6sfMCrdg4un1NEw1-k9S75Xt-L6XJKk2il-Rjr4j66bkOdrPKGM08_D4rbhXwwNcsg8UEVgRrjzj8cgxq9ckdvbbJ2rp56s8xGm-pEe/s1600/pp1.jpg


    Burst Time = 3+5+2+4=14
    Diagram Grant =
    pada diagram ini, arrival timenya yang paling kecil dahulu lah yang dikerjakan. jadi urutannya adalah 
    Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicVVZsF35FpYaDyBqQB7nqHmaWWkMq0vR3gNOnaa7US7QYziP40UL7GvQhjhsmoJAutXjfHOVwFTPerOZW-HchmgYIg3HZevywjcEcM9aL6NTGXtRonRr6lwoUXtaFQwnNiSkOZ_ARrIMS/s320/pp2.jpg


       P1   P2    P4  P3
    |----|------|----|--|
    0    3      8    12 14
    Average Waiting Time = 12/4=3 

    b)     SJF
    Algoritma penjadwalan Shortest Job First (SJF) merupakan proses penjadwalan yang ada di ready queue dan akan dieksekusi berdasarkan burst time terkecil. Hal ini mengakibatkan waiting time yang pendek untuk setiap proses. Karena hal tersebut, maka waiting time rata-ratanya juga menjadi pendek, sehingga dapat dikatakan bahwa algoritma ini adalah algoritma yang optimal.
    SJF memiliki 2 sifat :
    ·         non-preemptive (tidak dapat diinterupt), pemilihan proses adalah proses dalam antrian yang memiliki waktu eksekusi tercepat. CPU tidak memperbolehkan proses yang ada di ready queue untuk menggeser proses yang sedang dieksekusi oleh CPU meskipun proses yang baru tersebut mempunyai burst time yang lebih kecil.
    ·         preemptive (dapat diinterupsi), proses yang dipilih adalah proses yang memiliki waktu sisa eksekusi terkecil. Teknik ini juga dikenal dengan nama Shortest Remaining Time First.

    Contoh Jika ada proses P1 yang datang pada saat P0 sedang berjalan lalu akan dilihat CPU burst P1 apabila :
    ·         Preemptive, Jika CPU burst P1 lebih kecil dari sisa waktu yang dibutuhkan oleh P0 maka CPU ganti dialokasikan untuk P1.
    ·         Non-Preemptive, Akan tetap menyelesaikan P0 sampai habis CPU burst-nya.

    Preemptive Shortest Job First (PSJF) disebut juga sebagai Shortest Remaining Time First. PSJF merupakan penjadwalan dengan prioritas dan dengan preempsi. Prioritas didasarkan kepada pendeknya sisa proses. Makin pendek sisa proses makin tinggi prioritasnya. Selanjutnya dengan ketentuan ini, ketika tiba, proses terpendek di bagian belakang antrian tidak saja berpindah ke bagian depan antrian, melainkan juga melalui preempsi, mengeluarkan proses yang pada saat itu berada di dalam proses (jika ada). Pada PSJF, jika ada proses yang sedang dieksekusi oleh CPU dan terdapat proses di ready queue dengan burst timeyang lebih kecil daripada proses yang sedang dieksekusi tersebut, maka proses yang sedang dieksekusi oleh CPU akan digantikan oleh proses yang berada di ready queue tersebut. Beberapa istilah yang akan sering muncul :
    ·         Process : Urutan proses yang akan dilakukan
    ·         Arrival Time : Waktu kedatangan dari proses yang akan dilakukan
    ·         Average Turn Around Time : Rata-rata waktu total yg dibutuhkan sebuah proses dari datang sampai selesai dieksekusi oleh CPU
    ·         Burst Time : Waktu yg dibutuhkan untuk mengeksekusi sebuah proses
    ·                     Average Waiting Time : Rata-rata waktu yang dihabiskan proses selama berada pada status ready ( menunggu eksekusi CPU )
    Misalnya ada 2 buah proses yang datang berurutan yaitu P1 dengan arrival time pada 0.0 ms dan burst time 10 ms, P2 dengan arrival time pada 2.0 ms dan burst time 2 ms.
    Process
    Arrival Time
    Burst Time
    P1
    0.0
    10
    P2
    2.0
    2

    Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuew6ZMrf4pQ1lVv_GUZMWV1byqY6NVCN4xyW1Pv6tD7ioKs8_9w4eL7ubnBuRwgYzxuvh-JjwbR1WGyB4HKHMkDr9CqIHxkRjfov0a0aCjQt6ph76PJB17gv4sG0B8Tk-kTmEAw4f-vRw/s400/pp3.jpg


    waiting time PSJF nya :
    P1 = 0 + ( 4 ms – 2 ms ) = 2 ms
    P2 = 0
    Average waiting time : (2 ms + 0 ms ) / 2 = 2 ms
    Average turn around : (12 ms + 0 ) / 2 = 12 ms










    Tabel Solusi
    Process
    Arrival Time
    Burst Time
    Waktu Mulai
    Waktu selesai
    Waiting Time
    Turn Around
    P1
    0
    10
    0
    12
    2
    12
    P2
    2
    2
    0
    4
    0
    0
    Average
    2
    12

    c)      RoundRobin
    Merupakan salah satu algoritma penjadwalan yang paling sederhana untuk  proses dalam sistem operasi, dimana quantum time diberi untuk setiap proses pada porsi yang sama dan dalam urutan melingkar, menjalankan semua proses tanpa prioritas.
    ·         Algoritma ini menggilir proses yang ada di antrian. Proses akan mendapat jatah sebesar quantum time. Jika quantum-nya habis atau proses sudah selesai, CPU akan dialokasikan ke proses berikutnya sesuai antrian.
    ·         Quantum time menentukan berapa lama suatu proses berjalan sebelum diganti oleh proses lain.
    ·         Penjadwalan proses dengan algoritma round robin ini bukan diinterupsi oleh proses lain, melainkan diinterupsi oleh quantum time (preempt by time).
    ·         Dapat dikatakan semua proses memiliki kepentingan yang sama, sehingga tidak ada prioritas tertentu.
    ·         Jika proses memiliki burst time < quantum time, maka proses akan melepaskan CPU dan jika telah selesai digunakan, CPU dapat segera digunakan oleh proses selanjutnya.
    ·         Jika proses memiliki burst time > quantum time, jika sudah mencapai quantum time, proses ditunda dan ditambahkan pada ready queue. CPU kemudian menjalankan proses berikutnya.
    Kelebihan algoritma Round Robin :
    1.      Dapat menghindari ketidakadilan layan terhadap proses kecil seperti yang terjadi pada FCFS
    2.      Response time lebih cepat untuk proses berukuran kecil.
    3.      Overheat kecil, jika ukuran proses rata – rata lebih kecil disbanding ukuran quantum.
    Kekurangan :
    1.      Performa lebih buruk dibanding FCFS jika ukuran quantum time lebih besar daripada ukuran proses terbesar.
    2.      Dapat terjadi overheat berlebihan jika ukuran quantum time terlalu kecil.


    Contoh Soal :
    Diketahui quantum time 3 ms
    Proses
    Burst Time (ms)
    Arriving Time (ms)
    P1
    0
    8
    P2
    3
    5
    P3
    5
    2
    P4
    6
    6

    Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGf2fXVUFVd-eYApqyrzwteGFz-q9Qt3VKeukJ2RYjxyicXtnub0RMmxEeGsSflru5NNtaav4H6amROE0F0F6_JNu9_MumPap0FZgmg9spvF1UuS3rGVhpwQRUe3hMh8J9jbmOGSUXCQa1/s320/pp5.jpg

    Description: https://2.bp.blogspot.com/-OOy8r2aSWFs/V4rH72cnlyI/AAAAAAAAACc/Tjf66yq1tsY7KHVLGH9ZqlN-zNAN-7kbQCEw/s1600/pp6.jpg


    Jadi, rata – rata waktu yang dibutuhkan pada metode Penjadwalan Round Robin dengan quantum time = 3 adalah 7,25ms.

    d)      PriorityScheduling
    Pada priority scheduling kita akan membahas penjadwalan dalam kasus prioritas tinggi dan prioritas rendah. Prioritas diindikasikan dalam beberapa bilangan yang telah ditentukan, misalnya dari 0 ke 7, atau dari 0 ke 4,095. Tidak ada ketentuan jika bilangan terkecil memiliki prioritas yang lebih rendah atau lebih tinggi. Hal ini sering menimbulkan kerancuan. Dalam kasus ini, kita asumsikan bilangan yang lebih kecil menandakan prioritas yang lebih tinggi.
    Misalnya kita mempunyai sekumpulan proses, sebut saja P1, P2,…, P5 yang tiba dalam waktu ke-0, dengan burst time sebagai berikut (dalam miliseconds):







    Proses
    Burst Time
    Prioritas
    P1
    10
    3
    P2
    1
    1
    P3
    2
    4
    P4
    1
    5
    P4
    5
    2

    Prioritas dapat didefinisikan secara internal maupun eksternal. Secara internal, prioritas didefinisikan dengan beberapa kuantitas besaran atau kuantitas untuk menghitung prioritas suatu proses, antara lain sebagai berikut.
    1.      Time limits (batas waktu).
    2.      Memory requirements (kebutuhan akan memori).
    3.      The number of open files (jumlah file yang dibuka).
    4.      The ratio of average I/O burst to average CPU burst have been used in computing priorities (rasio dari rata-rata I/O burst ke rata-rata CPU burst).
    Secara eksternal, prioritas ditentukan oleh hal-hal di luar sistem operasi, seperti:
    1.      Tingkat kepentingkan dari proses itu sendiri.
    2.      Jenis dan jumlah dana yang dibayarkan untuk penggunaan komputer tersebut.
    3.      Departemen yang mensposori tugas tersebut.
    4.      Faktor politik.
    Priority scheduling bisa jadi preemptive atau nonpreemtive. Ketika sebuah proses tiba di ready queue, prioritas proses tersebut dibandingkan dengan prioritas proses yang sedang berjalan.
    1.      Preemtive priority: menghentikan CPU jika prioritas dari proses yang tiba mempunyai prioritas yang lebih tinggi dari proses yang sedang berjalan.
    2.      Nonpreemtive priority: menempatkan proses yang baru tiba di depan ready queue atau tidak dapat mengambil alih proses yang sedang berjalan.
    Masalah utama dari priority scheduling ini adalah indefinite block atau stravation. Sebuah proses yang telah siap berjalan namun masih menunggu CPU bisa dianggap telah diblok. Priority scheduling dapat menyebabkan proses yang memiliki prioritas rendah menunggu CPU dalam waktu yang sangat lama. Sebuah proses yang memiliki proritas tinggi dapat mencegah proses prioritas rendah untuk dieksekusi CPU. Secara umum, dalam kasus tersebut proses prioritas rendah dapat berjalan ketika beban kerja CPU sudah berkurang, atau bisa jadi sistem komputer akan kehilangan semua proses prioritas rendah yang belum sempat dieksekusi.
    Solusi dari permasalahan ini adalah dengan menggunakan aging. Aging adalah sebuah teknik untuk meningkatkan secara bertahap prioritas proses yang telah lama menunggu. Misalnya, jika prioritasnya berada pada range 127 (rendah) ke 0 (tinggi), kita dapat meningkatkan prioritasnya sedikit demi sedikit setiap rentang waktu tertentu. Misalnya prioritasnya ditingkatkan 1 setiap 15 menit sekali. Dengan cara ini, proses yang memiliki prioritas 127 pun dapat memiliki prioritas 0, hingga akhirnya mendapat giliran dieksekusi.



































    BAB III
    PENUTUP


    Kesimpulan
                Dari penjelasan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa :

    Penjadwalan proses merupakan kumpulan kebijaksanaan dan mekanisme di system operasi yang berkaitan dengan urutan kerja yang dilakukan sistem komputer. Adapun macam – macam penjadwalan proses yaitu : First Come First Served, Shortest Job First, Round Robin, dan Priority Scheduling.